Jakarta — PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) terus memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang dengan mengoptimalkan aset perusahaan sebagai bagian integral dari penguatan bisnis dan penciptaan nilai tambah yang berkesinambungan. Upaya strategis ini diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Cerita Restock Technologi Amanah (RestockTech).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan di Gedung Mustika Ratu, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (18/11/2025). Acara ini dihadiri oleh Presiden Direktur MRAT, Bingar Egidius Situmorang, didampingi Direktur Keuangan, Jodi Andrea Suryokusumo, serta Direktur Utama RestockTech, Muhammad Audi Vialdo, didampingi Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala.
Digitalisasi Sebagai Fondasi Daya Saing Nasional
Tiar Nabilla Karbala menyoroti peran penting digitalisasi dalam kerja sama ini. “Digitalisasi rantai pasok adalah fondasi penting bagi peningkatan daya saing industri nasional. Kerja sama seperti ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat memaksimalkan aset perusahaan dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha di berbagai skala,” ujarnya.
Kerja sama ini menjadi elemen kunci dalam strategi Mustika Ratu untuk memaksimalkan aset fisik, fasilitas operasional, dan infrastruktur bisnis perusahaan. Melalui pendekatan yang lebih produktif dan efisien, Mustika Ratu menargetkan peningkatan kontribusi aset terhadap pendapatan sekaligus penguatan profitabilitas perusahaan.
Presiden Direktur MRAT, Bingar Egidius Situmorang, menegaskan bahwa sinergi ini akan memperkuat daya saing korporasi. “Kolaborasi dengan PT Cerita Restock Technologi Amanah sejalan dengan inisiatif kami untuk memaksimalkan potensi aset dan mendorong peningkatan kinerja pada semester kedua. Kami yakin kolaborasi ini akan memberikan nilai strategis bagi penguatan operasional dan percepatan ekspansi jangka panjang Mustika Ratu,” jelasnya.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh perusahaan dalam menghadirkan sumber pertumbuhan baru melalui monetisasi aset dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas aset yang ada, sehingga menghasilkan pendapatan baru bagi MRAT.
Optimisme Peningkatan Kinerja Keuangan
Direktur Keuangan MRAT, Jodi Andrea Suryokusumo, menyampaikan optimisme terhadap kontribusi kerja sama ini terhadap kinerja korporasi.
“Optimalisasi aset merupakan strategi penting untuk memperkuat pendapatan perusahaan. Melalui pendekatan kolaboratif seperti ini, kami dapat membuka peluang bisnis baru yang lebih terukur dan memberikan kontribusi signifikan bagi kinerja keuangan Mustika Ratu ke depan,” paparnya.
Sebagai mitra strategis, RestockTech akan memberikan dukungan dalam manajemen aset, pemanfaatan fasilitas, serta integrasi sistem operasional untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar.
Direktur Utama RestockTech, Muhammad Audi Vialdo, menyatakan bahwa kolaborasi ini lahir dari kebutuhan pasar akan ekosistem logistik yang lebih efisien dan scalable. “Banyak pelaku usaha di Indonesia masih menghadapi kendala klasik seperti biaya gudang yang tidak efisien, proses manual, dan kurangnya integrasi data. Melalui kerja sama ini, RestockTech ingin menghadirkan solusi yang lebih modern, transparan, dan dapat meningkatkan produktivitas operasional. Digitalisasi gudang Ciracas adalah langkah konkrit dalam menciptakan supply chain yang lebih siap menghadapi pertumbuhan bisnis,” ungkapnya.
Didukung Kinerja Keuangan Solid
Optimisme perusahaan turut diperkuat oleh kinerja keuangan yang solid. Pada Kuartal III 2025, Mustika Ratu mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp259.000.000.000,00, tumbuh 16% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan signifikan pada segmen Health Care (naik 105%) dan Personal Care (naik 16,784%).
Melalui strategi yang memadukan optimalisasi aset, transformasi teknologi, dan perluasan pasar global, Mustika Ratu memperkuat fondasi bisnis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan berkomitmen menghadirkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.***