JAKARTA, 6 September 2026, Perjalanan panjang kecantikan Indonesia dari masa ke masa menjadi sorotan dalam HYAS: Makeup Through the Ages, pameran perdana yang mengangkat sejarah dan warisan kecantikan Indonesia dengan menampilkan hingga 200 majalah vintage dan 100 buku langka serta produk produk legendaris yang sebagian besar dikumpulkan melalui proses riset selama sembilan bulan.
Dalam gelaran yang berlangsung di SPAC8, ASHTA, Jakarta, 4-6 September 2026, Mustika Ratu turut mengambil bagian sebagai salah satu brand yang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah industri kecantikan nasional.
Keikutsertaan Mustika Ratu dalam pameran ini memiliki arti lebih dari sekadar menjadi bagian dari sebuah exhibition.
Mustika Ratu turut mendukung HYAS melalui arsip produk makeup, dokumen dokumen bersejarah sekaligus menghadirkan sejumlah workshop kecantikan untuk Gen Z yang menggunakan produk-produk yang telah menjadi bagian dari perjalanan brand.
Mustika Ratu Hadirkan Warisan Kecantikan Indonesia dalam HYAS
Kehadiran arsip tersebut menjadi bagian penting dalam memperlihatkan bagaimana industri kecantikan Indonesia tumbuh, berkembang, dan beradaptasi dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Kusuma Ida Anjani, mengatakan bahwa sejarah kecantikan Indonesia merupakan bagian dari identitas budaya yang perlu terus dirawat dan diperkenalkan kepada generasi baru.
“Heritage bukanlah sesuatu yang hanya kita simpan sebagai kenangan masa lalu. Heritage adalah nilai yang harus terus kita hidupkan, kembangkan, dan relevankan dengan zaman. Melalui HYAS, kami ingin turut memperlihatkan bahwa perjalanan kecantikan Indonesia memiliki sejarah yang panjang, kaya, dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Kusuma Ida Anjani.
Mustika Ratu sendiri memiliki perjalanan yang tidak terpisahkan dari sejarah modern industri kecantikan Indonesia.
Didirikan oleh BRA Mooryati Soedibyo pada 1973, perjalanan Mustika Ratu berawal dari garasi rumah dengan semangat mengangkat kekayaan tradisi, jamu, bahan alam, dan pengetahuan kecantikan Indonesia.
Dari awal yang sederhana tersebut, Mustika Ratu berkembang menjadi perusahaan kecantikan dan wellness Indonesia yang telah melewati perjalanan lebih dari lima dekade.
Baca Juga : Mustika Ratu Dampingi Persiapan Putra Putri Paskibraka
Bagi Mustika Ratu, warisan yang ditinggalkan BRA Mooryati Soedibyo bukan hanya berupa produk, tetapi juga sebuah visi bahwa kekayaan tradisi Indonesia dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang relevan dengan kehidupan modern.
Prinsip tersebut terus menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam menghadirkan inovasi sekaligus mempertahankan nilai-nilai yang menjadi akar brand.
“Semangat yang diwariskan Ibu BRA Mooryati Soedibyo kepada kami adalah bagaimana melihat tradisi bukan sebagai sesuatu yang berhenti di masa lalu, tetapi sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan sesuatu yang baru. Karena itu, selama lebih dari lima dekade, Mustika Ratu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya Indonesia,” kata Kusuma.
Mustika Ratu juga terus memperkuat pemanfaatan teknologi dan transformasi digital. Teknologi menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengembangkan produk, memperluas komunikasi dengan konsumen, serta menjangkau generasi baru yang semakin terhubung melalui ekosistem digital.
Menurut Kusuma, teknologi dan heritage bukanlah dua hal yang bertentangan. Justru melalui teknologi, cerita mengenai kekayaan kecantikan Indonesia dapat dikomunikasikan dengan cara yang lebih relevan dan menjangkau audiens yang lebih luas.
Baca Juga : Mustika Ratu Raih BEI Award
“Bagi kami, teknologi bukan sesuatu yang menjauhkan kita dari heritage. Sebaliknya, teknologi dapat menjadi jembatan untuk membawa warisan tersebut kepada generasi baru. Tantangannya adalah bagaimana kita menggunakan teknologi, inovasi, dan platform digital untuk membuat kekayaan tradisi Indonesia tetap relevan, menarik, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Kekuatan untuk memadukan heritage dengan inovasi juga menjadi bagian dari perjalanan Mustika Ratu dalam memperluas pasar. Setelah tumbuh kuat di Indonesia, produk-produk Mustika Ratu kini telah menjangkau lebih dari 40 negara. Ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya membawa kekayaan kecantikan Indonesia ke pasar global sekaligus memperkenalkan nilai-nilai dan potensi bahan alam Nusantara kepada konsumen internasional.
“Kami percaya bahwa untuk dapat diterima secara global, kita harus memiliki akar yang kuat. Kekuatan Mustika Ratu berasal dari kekayaan Indonesia yang kemudian kami kembangkan melalui inovasi, kualitas, teknologi, dan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen. Bagi kami, ekspansi global bukan hanya tentang membawa produk ke luar negeri, tetapi juga membawa cerita tentang kecantikan Indonesia kepada dunia,” tutur Kusuma.
HYAS sendiri hadir sebagai platform budaya yang ingin melestarikan dan merayakan warisan kecantikan Indonesia melalui pameran, edukasi, dokumentasi, dan storytelling.
Visi tersebut sejalan dengan semangat untuk menghormati masa lalu, memahami masa kini, dan menginspirasi masa depan.
Bagi Mustika Ratu, keberadaan pameran seperti HYAS menjadi pengingat bahwa perjalanan industri kecantikan Indonesia memiliki cerita yang layak untuk terus didokumentasikan dan diwariskan.
“Ketika kita melihat arsip kecantikan, kita sebenarnya sedang melihat perjalanan sebuah generasi dan sebuah bangsa dalam memahami kecantikan. Kami berharap HYAS dapat menjadi awal dari semakin banyak upaya untuk mendokumentasikan sejarah kecantikan Indonesia. Karena heritage akan benar-benar hidup ketika kita tidak hanya menyimpannya, tetapi juga menceritakannya, mengembangkannya, dan meneruskannya kepada generasi berikutnya,” tutup Kusuma Ida Anjani.**
#Mustika Ratu #Hyas2026 #Legacy #Heritage