MRAT Optimis Jalani 2025

PT Mustika Ratu Tbk Optimistis Hadapi 2025 Lewat Inovasi, Ekspansi Global, dan Digitalisasi

Jakarta – Di tengah tantangan ekonomi global dan domestik pada awal 2025, PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) tetap menunjukkan performa bisnis yang solid dan strategi pertumbuhan yang adaptif. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Bingar Egidius Situmorang, dalam wawancara eksklusif bersama CNBC Indonesia dalam program Power Lunch, yang membahas strategi bisnis dan prospek pertumbuhan MRAT, Kamis (10/07/2025)

Menurut Bingar, sektor kosmetik, jamu, dan perawatan diri masih menunjukkan resiliensi tinggi. “Konsumen tetap menempatkan kesehatan dan penampilan sebagai prioritas, terutama yang menawarkan nilai tambah seperti formulasi alami, berkelanjutan, dan halal,” ujarnya.

Mustika Ratu mencatat penjualan bersih sebesar Rp85 miliar pada kuartal I-2025, tumbuh 11,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh segmen health care yang melonjak 39%, diikuti segmen kosmetik yang tumbuh 14%. Sementara itu, kanal digital mencatat lonjakan spektakuler hingga 199% sepanjang 2024, mencerminkan keberhasilan transformasi digital yang telah dijalankan situs terpercaya perusahaan.

PT Mustika Ratu Tbk Optimistis Hadapi 2025

Mustika Ratu terus memperkuat portofolio produknya dengan pendekatan riset dan pengembangan berbasis kekayaan alam Indonesia. Tahun ini, perusahaan meluncurkan rangkaian Body Care terbaru menggunakan teknologi E-Bion dalam produk Body Serum dan Body Lotion Royal Blue yang menggabungkan ekstrak Bunga Telang dari Ternate dan Moringa dari NTT.

“Sebagai brand Indonesia, kami ingin memperkenalkan kekayaan flora lokal melalui produk inovatif yang tidak hanya berkualitas tetapi juga memiliki nilai budaya,” tambah Bingar.

Beberapa produk baru juga tengah disiapkan, seperti seri perawatan rambut berbahan tradisional dan jamu siap minum dengan formulasi modern yang praktis.

Memasuki semester II-2025, Mustika Ratu memperkuat strategi pemasaran berbasis digital. Perusahaan mengandalkan kolaborasi dengan influencer, affiliator, serta memperluas gudang e-commerce ke berbagai daerah bersama mitra distributor untuk menjangkau konsumen dengan ongkos kirim lebih terjangkau.

Strategi utama perusahaan dirangkum dalam GPS 2025: Growth Mindset, Purpose Driven, dan Solid Collaboration. Strategi ini menjadi komitmen Mustika Ratu untuk menjadi perusahaan global yang tetap berakar pada budaya Indonesia.

Pasar internasional menjadi fokus utama, termasuk Korea Selatan yang kini menerima berbagai produk unggulan Mustika Ratu seperti Minyak Zaitun, Body Butter, Shower Gel, hingga Lulur Kocok. Total negara tujuan ekspor MRAT kini mencapai 43 negara, dan akan terus bertambah sepanjang 2025.

Mustika Ratu juga tampil sebagai satu-satunya brand Indonesia di sektor beauty and wellness dalam World Expo 2025 di Osaka, Jepang. Di ajang ini, MRAT menjalin kemitraan strategis dengan Sugi Holdings Co., Ltd. untuk memperluas distribusi produk Mustika Ratu di jaringan drugstore di Jepang.

“Kami juga tengah menjajaki produk co-branding yang menggabungkan ramuan tradisional Indonesia dengan standar dan preferensi pasar Jepang,” kata Bingar.

Selain membuka pintu pasar Asia Timur, partisipasi di World Expo juga berhasil meningkatkan brand awareness internasional dan menjadi ajang untuk menjaring mitra investasi baru.

Menanggapi kondisi makroekonomi, Bingar menyambut baik stabilitas nilai tukar Rupiah di bawah Rp16.300 per dolar AS serta penurunan suku bunga Bank Indonesia. Menurutnya, kondisi ini menciptakan lingkungan bisnis yang lebih kondusif bagi pertumbuhan.

Untuk semester II-2025, MRAT melihat peluang besar di segmen konsumen yang semakin peduli terhadap keberlanjutan dan etika bisnis. “Tren menuju produk ramah lingkungan dan berkelanjutan menjadi area keunggulan Mustika Ratu, yang sejak awal mengusung filosofi alami dan warisan budaya,” tuturnya.

Namun demikian, Bingar menggarisbawahi pentingnya kesiapan menghadapi tantangan seperti persaingan yang ketat, fluktuasi harga bahan baku global, serta regulasi ekspor yang semakin ketat. Inovasi, adaptasi cepat, dan kolaborasi strategis diyakini menjadi kunci Mustika Ratu untuk terus tumbuh dan memperkuat kontribusinya bagi perekonomian nasional.

Share on linkedin
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on print

Other Articles

Subscribe to Our Newsletter